campaign

Berita Kabar

img 13/04/2026

img Superadmin

Berita Kabar

Masjid Salman ITB Inisiasi Sharing Vision Masjid Peradaban, Dorong Kolaborasi Antar Masjid Inspiratif

img 13/04/2026

img Superadmin

Rumah Amal Salman, Bandung) - Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Masjid Salman ITB dan Rumah Amal Salman Kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) menginisiasi forum Sharing Vision Masjid Peradaban yang digelar pada Sabtu (14/2/2026). Forum ini dirancang sebagai ruang temu dan dialog strategis antar masjid inspiratif di Indonesia untuk berbagi pengalaman, gagasan, serta visi jangka panjang pengelolaan masjid.

Inisiatif tersebut bertolak dari kesadaran bahwa masjid memiliki peran yang jauh melampaui fungsi ibadah ritual. Masjid dipandang sebagai fondasi penting dalam membangun peradaban umat, sekaligus episentrum spiritual, intelektual, dan sosial masyarakat.

Ketua Pelaksana kegiatan, Syachrial, mengatakan forum ini tidak hanya ditujukan untuk saling berbagi praktik baik, tetapi juga menjadi ajang membangun jejaring dan kolaborasi strategis antarmasjid.

“Selain untuk menggugah motivasi, forum ini diharapkan menjadi ruang berjejaring dan kolaborasi ke depan. Momennya juga bertepatan dengan menyambut bulan Ramadhan, semoga inisiasi ini berdampak panjang bagi masyarakat,” ujar Syachrial.

Ia menambahkan, Masjid Salman ITB yang selama ini dikenal sebagai masjid kampus perlu membuka ruang jejaring yang lebih luas agar dampak sosial yang dihasilkan semakin signifikan. Melalui pertukaran gagasan dan kepemimpinan dari masjid-masjid inspiratif di berbagai daerah, profesionalitas tata kelola masjid diharapkan terus meningkat.

Forum yang mengusung tema “Masjid sebagai Episentrum Spiritual, Intelektual, dan Sosial dalam Membangun Peradaban Umat” ini menghadirkan delapan narasumber dari berbagai masjid dengan latar praktik pengelolaan yang beragam. Antara lain Haidar Muhammad Tilmitsani dari Masjid Jogokaryan, Anggy F. Sulaiman dari Masjid Sejuta Pemuda, K.H. Fahrudin dari Masjid Daarut Tauhid, serta K.H. Zahrudin Sultoni dari Masjid Agung Al Azhar Jakarta.

Selain itu, hadir pula Mucharom Noor (Masjid Nurul Ashri), KH. Muhammad Nur Hasan (Masjid Kapal Munzalam), Prastowo M. Wibowo (Masjid Raya Bintaro Jaya), dan Syarif Hidayat dari Masjid Salman ITB.

Panitia menargetkan kegiatan ini dapat menjangkau sekitar 1.000 peserta, baik yang hadir secara langsung maupun mengikuti secara daring dari berbagai daerah di Indonesia.

 

Tak hanya menjadi ruang diskusi, kegiatan ini juga menandai kick-off sosialisasi program ramadhan tahun ini, dengan mengusung campaign “Ramadhan Memulihkan”, dimana Masjid Salman dan Rumah Amal ingin berdampak tidak hanya untuk Jawa Barat tetapi juga nasional.

Program-program unggulan diantaranya, menghadirkan tokoh-tokoh inspiratif pada kajian Inspirasi Ramadhan (Irama), membuat program ramadhan di daerah kebencanaan, Sumatera dan Cisarua. Sejauh ini yang sudah lebih dulu berjalan dan masih eksis adalah implementasi filter air dan juga bantuan dasar lainnya untuk kebutuhan sehari-hari.

“Kami ingin momen sharing vision ini bisa menjaring potensi potensi kolaborasi program, baik itu menjaring para pemateri inspiratif, termasuk juga potensi kolaborasi program ke depannya,” imbuh Syachrial.

Syachrial juga menambahkan, Berbagi Buka Ramadhan juga turut memeriahkan kegiatan sharing vision. Program yang telah berjalan selama dua tahun tersebut menawarkan konsep berbuka puasa dengan menu nusantara dan mancanegara, mulai dari hidangan khas Sunda, Minang, dan Jawa, hingga menu Jepang, Timur Tengah, dan Barat.

Menurut Syachrial, variasi menu tersebut disiapkan untuk menyesuaikan selera jamaah sekaligus mengurangi potensi sisa makanan. “Jika menu sesuai dengan selera, makanan cenderung habis dan tidak menyisakan. Program berbagi buka dengan variasi menu juga membantu meminimalkan sampah makanan,” katanya.

Kegiatan Sharing Vision Masjid Peradaban mendapat dukungan dari Bank Muamalat, Bank BPRS As Salam, Paragon Corp, serta media Detik. Melalui kolaborasi ini, diharapkan tidak berhenti sebagai forum diskusi semata, tetapi menjadi titik awal lahirnya gerakan bersama dalam memakmurkan masjid dan memperkuat perannya di tengah masyarakat. ***

Donasi Sekarang

Bagikan


Komentar (0)

Silakan Login untuk memberikan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kami dapat menggunakan cookie atau teknologi pelacakan lainnya saat Anda mengunjungi situs web kami, termasuk bentuk media lain, situs web seluler, atau aplikasi seluler yang terkait, untuk membantu menyesuaikan Situs dan meningkatkan pengalaman Anda.

Accept All