(Rumah Amal Salman, Bandung) — Sahabat Amal, Rumah Amal Salman turut berpartisipasi dalam kemeriahan Pasar Seni ITB 2025 dengan menghadirkan layanan musala portabel dan cek kesehatan gratis bagi para pengunjung. Keterlibatan ini menjadi bentuk nyata dukungan Rumah Amal terhadap kegiatan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), sekaligus memperkenalkan kiprah lembaga amil zakat dalam mendorong program-program kemanusiaan di lingkungan kampus.
Pasar Seni ITB merupakan agenda besar empat tahunan yang digelar oleh mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) ITB. Acara ini menjadi ajang ekspresi seni, kolaborasi kreatif, sekaligus ruang interaksi antara masyarakat dan dunia seni.
Menurut Direktur Rumah Amal, Syachrial, partisipasi Rumah Amal Salman di Pasar Seni ITB menjadi momentum penting untuk memperkenalkan program-program sosial dan kemanusiaan kepada masyarakat luas.
“Ini adalah pengalaman pertama Rumah Amal Salman terlibat dalam Pasar Seni ITB. Kami hadir dengan semangat ‘Charity for Humanity’, mengajak pengunjung untuk bersama-sama berperan dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan,” ujar Aziz.
Tema besar Charity for Humanity yang diusung Rumah Amal Salman mencakup sejumlah inisiatif kemanusiaan, seperti peningkatan akses makanan bergizi bagi anak stunting, penyediaan masjid sementara pascabencana, pembangunan akses air bersih di daerah kekeringan, serta dukungan pendidikan bagi mahasiswa ITB melalui zakat dan infak. Salah satu penerima manfaat program ini adalah mahasiswa FSRD ITB, fakultas yang menjadi penggagas utama Pasar Seni.
Selain menghadirkan musala portabel yang memudahkan pengunjung beribadah di tengah suasana festival, Rumah Amal juga membuka layanan cek kesehatan gratis. Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi pengunjung, tetapi juga menjadi sarana edukasi kesehatan dan bentuk nyata kepedulian sosial di tengah kegiatan kampus.
“Kami ingin menghadirkan layanan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat, sekaligus mengingatkan bahwa kegiatan seni dan hiburan juga bisa menjadi ruang berbuat baik,” kata Aziz.
Kehadiran Rumah Amal Salman di Pasar Seni ITB juga mendapat dukungan dari Direktorat Kemahasiswaan ITB (Ditmawa ITB), Ikatan Alumni ITB (IA ITB), SAPPK, IMA Gunadharma ITB, dan Masjid Salman ITB. Kolaborasi ini melanjutkan sinergi yang telah terbangun lama antara Rumah Amal Salman dan kampus ITB dalam berbagai kegiatan sosial, mulai dari beasiswa pendidikan, program pemberdayaan masyarakat, hingga bantuan kebencanaan.
Melalui partisipasi di Pasar Seni ITB, Rumah Amal berharap semakin banyak masyarakat dan civitas akademika yang tergerak untuk ikut berdonasi dan berkontribusi dalam berbagai program kemanusiaan.
“Kami ingin mengajak pengunjung untuk menjadi bagian dari gerakan kebaikan. Donasi yang terkumpul akan membantu mahasiswa ITB yang membutuhkan, serta mendukung program sosial lainnya,” tambah Aziz.
Dengan langkah ini, Rumah Amal Salman menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra kampus ITB dalam menumbuhkan semangat kemanusiaan menjadikan setiap kegiatan kampus tidak hanya bernilai edukatif dan kreatif, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas. ***
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!