campaign

Berita Kabar

img 14/04/2026

img Superadmin

Berita Kabar

Paradaya Movement, Rumah Amal, dan Alkademi Genjot Pengentasan Pengangguran Lewat Pelatihan Talenta Digital

img 14/04/2026

img Superadmin

(Rumah Amal Salman, Bandung) – Sahabat Amal, upaya menekan pengangguran di Indonesia terus digencarkan melalui kolaborasi multipihak. Paradaya Movement bersama Rumah Amal Salman dan Alkademi hari ini, Kamis, 27 November 2025, resmi memulai rangkaian pelatihan kerja untuk talenta digital, sebuah sektor yang dinilai strategis dalam menjawab tantangan ekonomi dan kebutuhan industri.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran pada Februari 2025 mencapai 7,28 juta orang. Kelompok usia 19–24 tahun menjadi penyumbang terbesar, menandakan perlunya intervensi yang tidak hanya bersifat bantuan sosial, tetapi juga pemberdayaan yang berkelanjutan.

Paradaya Movement, program berbasis zakat produktif yang diinisiasi Paragon Corp hadir sebagai model intervensi menyeluruh dari hulu ke hilir. Program ini mencakup asesmen kompetensi, pelatihan intensif, magang, hingga pendampingan menuju penempatan kerja. Untuk memperkuat eksekusi, Paradaya menggandeng lembaga amil zakat yang memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat, salah satunya Rumah Amal Salman.

Rumah Amal Salman terlibat dalam penyelenggaraan berbagai pelatihan kerja sepanjang November hingga Desember 2025. Puluhan peserta mengikuti pelatihan di bidang operator jahit sepatu, host live streaming, serta talenta digital. Kegiatan ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi para peserta untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas peluang kerja.

Pada hari ini, Rumah Amal Salman bersama Alkademi resmi memulai pelatihan Talenta Digital yang terdiri dari Software Engineer dan Product Management. Pelatihan Software Engineer diikuti 15 peserta dan digelar di Garuda Spark Innovation Hub/Blok 71 Bandung. Adapun pelatihan Product Management diikuti 10 peserta dan berlokasi di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung. 

"Pelatihan digital hari ini merupakan kelanjutan dari rangkaian intervensi kami di akhir tahun 2025. Sebelumnya, kami telah merampungkan pelatihan operator jahit sepatu bagi 50 penerima manfaat yang kini siap terjun ke industri manufaktur,” kata Ketua Pelaksana Paradaya Rumah Amal Salman, Nadia Fujri Rahman. 

Ia juga menambahkan, dalam waktu dekat Rumah Amal juga akan menggelar pelatihan host live streaming untuk 50 peserta lainnya. Ini adalah bukti komitmen Paradaya Movement untuk menyasar berbagai sektor potensial, mulai dari manufaktur, teknologi, hingga industri kreatif guna menyerap tenaga kerja seluas-luasnya. 

Momentum ini bertepatan dengan peresmian Talent and Innovation Hub di BBPVP Bandung. Dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli sebagai keynote speaker dan jajaran lainnya. Fasilitas tersebut diproyeksikan menjadi simpul baru pengembangan SDM nasional, di mana Kementerian Ketenagakerjaan menggandeng Paragon Corp sebagai mitra strategis. Paradaya Movement menjadi salah satu early adopter yang langsung memulai aktivitas pelatihan di pusat inovasi tersebut.

Kurikulum Talenta Digital Menjawab Tantangan Masa Kini

Chief Operating Officer Alkademi, Riki Indramars Nurhakim,  program pelatihan talenta digital ini menghadirkan dua jalur kurikulum utama: Software Engineering dan Product Management, yang masing-masing dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri teknologi saat ini. Kedua kurikulum dikembangkan secara terstruktur dalam 18 pertemuan intensif selama bulan Desember, dengan metode full offline, menerapkan project-based learning, serta dilengkapi dengan sertifikasi nasional dan juga internship-based learning.

Sistem internship based learning ini memastikan peserta tidak hanya ditempatkan ke perusahaan mitra namun juga tetap mendapatkan pendampingan langsung dari mentor. 

“Selama masa penempatan di offtaker masing-masing, mentor akan memantau kualitas pekerjaan peserta, memberikan arahan teknis, mengevaluasi progress, serta memastikan kompetensi yang dipelajari di kelas benar-benar dapat diterapkan dalam situasi kerja nyata,” ujar Riki.

Program ini diperkuat oleh jajaran mentor berpengalaman yang berasal dari industri teknologi terkemuka. Para mentor merupakan mantan profesional dari berbagai ex startup leader di Indonesia. Dengan pengalaman 5-10 tahun langsung memimpin produk dan tim teknologi di industri, para mentor ini memberikan wawasan praktis, best practices, serta standar kerja profesional yang menjadi bekal penting bagi peserta dalam memasuki dunia kerja digital, apalagi di era gempuran AI.

Kolaborasi Korporasi, Lembaga Zakat dan Penyedia Pelatihan

Kolaborasi antara korporasi, lembaga amil zakat, dan penyedia pelatihan seperti Alkademi menunjukkan pola baru pemberdayaan tenaga kerja. Pendekatan ini tidak hanya menyediakan pelatihan teknis, tetapi juga memperkuat ekosistem yang memungkinkan peserta memasuki pasar kerja dengan kemampuan yang relevan.

Di tengah meningkatnya jumlah pencari kerja dan kebutuhan industri akan tenaga terampil, model kerja sama semacam ini menjadi salah satu kunci penting dalam mengatasi pengangguran struktural di Indonesia. Dengan pelatihan yang lebih terarah dan jejaring penempatan kerja yang lebih kuat, program ini diharapkan mampu membuka jalan bagi lebih banyak anak muda untuk keluar dari lingkaran pengangguran. ***

Donasi Sekarang

Bagikan


Komentar (0)

Silakan Login untuk memberikan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kami dapat menggunakan cookie atau teknologi pelacakan lainnya saat Anda mengunjungi situs web kami, termasuk bentuk media lain, situs web seluler, atau aplikasi seluler yang terkait, untuk membantu menyesuaikan Situs dan meningkatkan pengalaman Anda.

Accept All