campaign

Berita Kabar

img 13/04/2026

img Superadmin

Berita Kabar

Lailatul Coding 2026: Kolaborasi Komunitas Developer Hadirkan 27 Solusi Digital untuk UMKM dan Rumah Ibadah

img 13/04/2026

img Superadmin

(Rumah Amal Salman, Bandung) — Semangat kolaborasi lintas komunitas mewarnai pelaksanaan Lailatul Coding 2026 yang digelar di Talent Innovation Hub, BBPVP Kementerian Ketenagakerjaan Bandung pada Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan ini mempertemukan 52 volunteer yang terdiri dari developer, desainer, dan praktisi teknologi dalam satu ruang kolaboratif untuk menghadirkan solusi digital bagi masyarakat, khususnya untuk UMKM, rumah ibadah, pondok pesantren, dan panti asuhan.

Kegiatan yang berlangsung di bulan Ramadhan 1447 H ini menjadi ruang unik yang tidak hanya mengedepankan inovasi teknologi, tetapi juga nilai kebermanfaatan sosial. Kolaborasi antara Rumah Amal Salman, Alkademi serta dukungan Menteri Ketenagakerjaan ini menjadi salah satu kunci utama terselenggaranya kegiatan, dengan menghadirkan ekosistem relawan teknologi yang solid dan berorientasi pada dampak.

Sebanyak 52 volunteer yang terdiri dari developer, desainer, dan praktisi digital terlibat dalam pengembangan 27 proyek berupa website dan aplikasi sederhana. Produk digital tersebut dirancang untuk membantu mitra dalam memperkuat profil lembaga, katalog produk, sistem donasi online, hingga manajemen informasi kegiatan.

Ketua pelaksana sekaligus lead mentor dari Alkademi, Alfan Hidayatullah, menyampaikan bahwa kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa teknologi dapat menjadi medium kebaikan yang inklusif.

"Alhamdulillah tahun ini Lailatul Coding kembali terselenggara berkat support dari seluruh pihak. Peserta terbantu karena bisa belajar vibecoding, rumah ibadah dan UMKM terbantu karena dibuatkan website. Lebih membanggakan lagi, kita diapresiasi langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, tadi malam. Ini bukti bahwa teknologi bisa menjadi jembatan kebaikan," ujar Alfan.

Apresiasi juga datang langsung dari Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli, yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai inisiatif kolaboratif seperti Lailatul Coding mampu menunjukkan bagaimana keterampilan digital dapat dioptimalkan untuk menjawab kebutuhan sosial secara konkret.

Kegiatan ini juga melibatkan berbagai mitra dari komunitas hingga perusahaan teknologi, di antaranya DSH (Dengan Senang Hati), QWords, Serenic.ai, Sharing Vision, Jangkau.ai, Startup Bandung, hingga Patrakomala Bandung. Sinergi ini memperkuat ekosistem kolaborasi yang mendukung lahirnya solusi digital berbasis kebutuhan nyata masyarakat.

Rangkaian acara dimulai sejak sore hari dengan sesi ngabuburit UMKM yang menghadirkan edukasi literasi keuangan dan pemanfaatan teknologi usaha. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama, shalat berjamaah, hingga sesi utama “vibe coding” yang berlangsung sepanjang malam.

Salah satu peserta, Amin Aenurrahman, mengaku tertantang sekaligus antusias mengikuti proses pengembangan cepat dalam kegiatan ini. Ia bahkan berhasil menyelesaikan tiga website dalam satu malam.

“Tantangannya seru karena harus cepat beradaptasi dengan kebutuhan mitra. Hasilnya memuaskan, dan saya senang bisa berkontribusi,” ujarnya.

Lailatul Coding sendiri merupakan agenda tahunan komunitas developer Bandung yang bertujuan mendorong kontribusi nyata praktisi digital dalam aksi sosial. Melalui kolaborasi Rumah Amal Salman dan Alkademi, kegiatan ini tidak hanya melahirkan produk digital, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong di kalangan talenta teknologi untuk menghadirkan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.

Donasi Sekarang

Bagikan


Komentar (0)

Silakan Login untuk memberikan komentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kami dapat menggunakan cookie atau teknologi pelacakan lainnya saat Anda mengunjungi situs web kami, termasuk bentuk media lain, situs web seluler, atau aplikasi seluler yang terkait, untuk membantu menyesuaikan Situs dan meningkatkan pengalaman Anda.

Accept All